Pernah denger desa diatas
awan? Yoi, B29 atau Bukit 2900 mdpl
terletak di Desa argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Bukit yang
terkenal dengan sunrisenya dan lautan awannya yang menyelimuti seluruh lautan
pasir Gunung Bromo. Jika kalian berada di Bukit Pananjakan atau Kawah Gunung
Bromo lihatlah ketimur kearah sunrise, yoi ada bukit disana. Itulah B29, area
terdepan melihat sunrise namun tak segagah puncak Mahameru tentunya. Berjarak
tempuh sekitar 2 sampai 1,5 jam dari pusat kabupaten Lumajang. Dan akses yang
mudah membuatnya menjadi salah satu destinasi yang recomended untuk dikunjungi
. Sangat disayangkan waktu itu saya kesana pada siang hari, tapi tak
menyurutkan rasa kagum saya.
Hari itu hari Minggu di
bulan Agustus 2014. Rencana keberangkatan yang baru disusun hari Sabtu tak menyurutkan
niat saya. Menggunakan satu motor setelan touring dengan teman saya, berangkat
dari Kota Surabaya pagi hari sampai di Kabupaten Lumajang di tempuh sekitar 3,5
jam. Kemudian perjalanan dilanjutin menuju kecamatan Senduro, masih mulus aja
tuh. Sampai ada tanda.
Jangan keburu dulu gan.
Sebelumnya kalian harus ngelewatin.
![]() |
Pura Mandhara Giri Semeru Agung
|
Letaknya di kiri jalan pas di jalanan
agak nanjak lah.
Nah nah balik lagi gan.
Setelah tanda kearah B29 tadi, jalan dari situ mulai mengecil, masih cukup buat
dua mobil tapi yang satu ngalah dulu lah. Jalan berliku naik turun di area
pedesaan dengan pemandangan yang sangat mengagumkan menemani perjalanmu.
Kalo uda sampe sini berarti
kalian uda deket gan.
Dan setelah perjalanan
berliku naik turun sampailah di tempat bayar tiket masuk. Waktu itu kalau tidak
salah harganya 2500 rupiah per orang. Namun motor di parkir di situ karna
beruntungnya saat itu di bukit B29 sedang ada Kasadha Bromo ( sebuah ritual
berdoa bagi suku Tengger ). Yoi suku Tengger sendiri ada penduduk lokal kawasan
Bromo Tengger Semeru. Oiya parkirnya jangan lupa bayar 3000 rupiah aja. Disitu
ada warung juga gan, sempet beli air dan numpang buang air juga, dan ada yang
mengejutkan rasa dari air mineral kemasan yang masih bersegel rasanya sama aja
kayak air bersih di kamar mandi. Tenang, jangan dulu berpikiran buruk gan,
bukan air mineralnya yang salah, emang air disini seger sangat lah. Maklum
kebiasaan minum sembarang air kalau lagi ngalas, jadinya ya dicobain aja air
kamar mandinya.
Balik lagi dulu gan. Dari
tempat saya parkir motor jalan sekitar 30-45 menit menuju B29. Ojek juga ada
10rb an gan. Saya milih jalan aja, naik naik dan berdebu, usahakan bawa penutup
biar gak keselek debunya.
Sampailah di B29
Masih ada lautan awan
padahal sekitar jam 12an saya disana. Warung juga banyak kok gan, harga mahalan dikit dari
harga di pusat kabupaten wajarlah. Kopi, rokok, gorengan, mie, nasi, minuman
kemasan segala jenis, ada aja lah pokoknya.
Jangan brisik gan. Saling
menghormati untuk kepercayaan masing – masing. Demi Indonesia yang damai aman
dan sentosa. Dari sana saya merasakan keramahan warga local, hanya sekedar
“monggo mas” atau “mari mas” tapi setiap orang melakukannya dengan tersenyum
tak ragupun saya membalas sapaan ramah dan senyum tersebut. Wahai kaum muda
budayakanlah hal demikian. THIS IS INDONESIA.
![]() |
When you see it (puncak
Mahameru)
|
![]() |
Belom ke B29 klo belom foto
disini gan . Oiya disekitar pohon ini adalah area yang biasa dibuat camp gan.
|
![]() |
Next view
|
![]() |
Mungkin ini yang sekarang
disebut B30
|
Makin lama disana makin gelap kulit saya. Sekian dulu cerita B29nya
gan. Mirisnya banyak sampah juga disini. Bawa turun lah sampahmu. Gak ada
tukang sapumu diatas sana. Mau ntar Tuhan yang nyapu gunungnya, kelar iduplo. JanganMalas
– bawa turun sampahmu. Salam
Satu Bangsa Indonesia.










0 comments:
Post a Comment